Skip to main content

Apakah Veneer Bocor Itu Berbahaya?

Veneer porselen atau komposit adalah prosedur estetis populer untuk memperbaiki bentuk dan warna gigi. Namun, bila terjadi kebocoran pada tepi veneer (microleakage), risiko klinis seperti karies sekunder, gingivitis, bau mulut, hingga infeksi pulpa dapat meningkat. Artikel ini membahas mekanisme risiko, tanda klinis, pencegahan, serta urgensi pemeriksaan dini.

Keberhasilan veneer sangat dipengaruhi kualitas perekatannya. Salah satu masalah restorasi yang paling sering dibahas dalam kedokteran gigi adalah microleakage, yaitu terjadinya celah mikro antara veneer dan gigi yang memungkinkan cairan dan bakteri masuk.

Mengapa Veneer Bocor Berbahaya?

1. Karies Sekunder

Celah mikro memungkinkan bakteri menginfeksi enamel dan dentin sehingga terbentuk karies tersembunyi yang sering tidak disadari sampai sudah parah.

2. Peradangan Gusi (Gingivitis)

Margin veneer yang tidak rapat dapat mengiritasi jaringan gusi dan menyebabkan peradangan.

3. Bau Mulut (Halitosis)

Bakteri yang terperangkap di celah veneer dapat berkembang dan menghasilkan bau mulut kronis.

4. Infeksi Pulpa

Jika penetrasi bakteri semakin dalam, dapat terjadi peradangan pulpa yang membutuhkan perawatan saluran akar.

Tanda-Tanda Veneer Mulai Bocor

  • Terdapat garis gelap di tepi veneer
  • Bau mulut menetap
  • Veneer terasa longgar
  • Sensitivitas panas/dingin
  • Gusi di sekitar veneer merah atau bengkak

Jika gejala ini muncul, sebaiknya segera diperiksa.

Penanganan yang Umum Dilakukan Dokter Gigi

  • Pemeriksaan klinis dan radiografis
  • Pembersihan area margin
  • Rebonding veneer jika kebocoran minimal
  • Penggantian veneer jika kebocoran parah
  • Perawatan saluran akar bila terjadi infeksi pulpa

Semakin awal diperiksa, semakin besar peluang tindakan yang lebih konservatif.

Cara Mencegah Veneer Bocor

  • Menjaga kebersihan gigi: sikat 2x sehari, flossing, dan pembersihan interproksimal
  • Kontrol rutin setiap 6 bulan
  • Menghindari menggigit benda keras
  • Menggunakan night guard jika ada kebiasaan bruxism
  • Memilih klinik dan operator yang berpengalaman

Ya, veneer bocor bisa berbahaya jika dibiarkan. Mulai dari karies hingga infeksi pulpa dapat terjadi akibat celah mikro di tepi veneer. Pemeriksaan rutin adalah langkah terbaik untuk mencegah komplikasi jangka panjang.

Jika kamu mulai merasakan bau mulut, rasa ngilu, atau melihat garis gelap di tepi veneer, jangan tunggu sampai rusak parah. 👉 Segera lakukan pemeriksaan veneer di Medizen Clinic — slot pengecekan mingguan cepat penuh. Lindungi gigi kamu sebelum terlambat.

Referensi:

  1. Haralur SB. Microleakage of porcelain laminate veneers cemented with different luting agents. Journal of Clinical and Experimental Dentistry, 2018.
  2. Alghazzawi TF. Clinical Survival Rate and Laboratory Failure of Dental Veneers. Journal of Clinical Medicine, 2024.
  3. Alenezi A, et al. Long-Term Survival and Complication Rates of Porcelain Laminate Veneers: A Systematic Review. Journal of Clinical Medicine, 2021.
  4. Assaf A, et al. Risk Factors with Porcelain Laminate Veneers. Materials Journal, 2023.
  5. Wyszyńska M, et al. The Problem of Halitosis in Prosthetic Dentistry. Journal of Clinical Medicine, 2021.
drg. Irene Kusumo

Lulus dari Universitas Trisakti, drg. Irene Kusumo memberikan perspektif inovatif dalam perawatan gigi. drg. Irene fokus pada pasien, dan berupaya menciptakan lingkungan di mana pasien dapat merasa nyaman, aman, dan tenteram. Dia sangat memperhatikan detail dan memberikan pasiennya senyuman yang layak mereka dapatkan!